Jakarta (KABARIN) - Mantan juara dunia kelas berat (minimal 90,7kg) versi WBA, WBC, IBF, dan WBO Tyson Fury menguraikan rencana tiga pertarungannya di 2026 yang akan dimulai dengan laga melawan Arslanbek Makhmudov.
"Saya hanya ingin mendapatkan sebanyak mungkin pertarungan besar pada tahap karier saya saat ini. Saya telah memenangkan hampir setiap sabuk utama yang ada, saya telah menyelesaikan permainan tinju," kata Tyson Fury dalam laporan The Ring yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Fury akan mengawali perjalanan padatnya pada 2026 dengan menghadapi Arslanbek Makhmudov asal Rusia yang dijadwalkan pada 11 April di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris.
Petinju asal Inggris itu mengatakan setelah melawan Makhmudov, ia ingin mewujudkan pertarungan melawan mantan juara dunia kelas berat Anthony Joshua.
"Ini bukan lagi soal sabuk juara, tetapi saya hanya ingin mewujudkan pertarungan melawan Anthony Joshua yang seharusnya terjadi selama 10 tahun terakhir, tetapi belum juga terwujud," katanya.
Ia melanjutkan, "Jika pertarungan antara saya dan AJ berjalan baik, meskipun menurut saya tidak akan berlangsung lama karena saya yakin akan menang telak, maka kami bisa melakukan pertandingan ulang. Namun jika tidak, kita lihat saja nanti."
Lebih lanjut, Fury yang memiliki rekor 34 kemenangan (24 KO), dua kekalahan, dan satu hasil imbang, juga mengungkapkan tentang ketidakmampuannya untuk benar-benar meninggalkan dunia tinju, meskipun ia telah beberapa kali mengumumkan pensiun sepanjang kariernya.
Ayahnya, John Fury, termasuk salah satu yang paling vokal menyatakan bahwa putranya seharusnya tidak lagi bertarung di ring.
Namun, juara dunia kelas berat dua kali itu menegaskan bahwa ia telah lama berkecimpung di dunia tinju dan olahraga tersebut merupakan bagian besar dari hidupnya. Baginya, tinju adalah satu-satunya hal yang benar-benar ia ketahui cara melakukannya.
"Saya sudah mencoba pensiun berkali-kali, mungkin lima kali, tetapi selalu kembali lagi. Bukan karena uang atau prestasi, tetapi tanpa tinju saya merasa tidak memiliki tujuan hidup dan tidak melihat masa depan," katanya.
Fury menambahkan bahwa dirinya belum siap untuk pensiun dan masih ingin terus bertarung di usia 37 tahun. "Setidaknya biarkan saya bertarung hingga mendekati usia 40 sebelum benar-benar berhenti," katanya.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026